"Kita ingin memilih orang dalam (KPK), satu nama, Johan Budi," kata Sekretaris Fraksi Golkar DPR Bambang Soesatyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/12/2015).
Alasan nama Johan Budi dipilih Golkar karena Golkar melihat kemampuan Johan di KPK. Nama Busyro dikesampingkan, karena sudah ada Johan Budi yang jadi pilihan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Golkar tak mempermasalahkan sikap Johan yang tak mendukung Revisi UU KPK. Selain nama Johan, ada nama Saut Situmorang yang berlatar belakang dari Badan Intelijen Negara (BIN) yang menjadi pilihan Golkar.
"Alexander Marwata mantan Hakim Tipikor, Agus Rahardjo dari sisi wise-nya mungkin pilihan yang perlu dipertimbangkan," ujar Bambang.
Selain Johan, Alexander Marwata, Saut Situmorang, dan Agus Rahardjo, ada pula nama Basaria Panjaitan dari Kepolisian yang menjadi pilihan Golkar.
"Yang pasti harus ada perwakilan polisi," kata dia. (dnu/dra)











































