"Kami meminta segera tarik Fahri Hamzah dari pimpinan DPR. Kalau tidak mau, kami yang minta dia mundur seperti yang kami lakukan terhadap Setya Novanto," ucap politisi NasDem Taufiqulhadi di gedung DPR, Jakarta, Kamis (17/12/2015).
Baca juga: Akbar Faizal Disingkirkan dari MKD DPR, Surat Ditandatangani Fahri Hamzah
Taufiq yang juga inisiator #SaveDPR untuk melengserkan Novanto itu, menyebut Fahri melanggar etika karena menggunakan jabatan untuk menonaktifkan Akbar Faisal di MKD jelang putusan Novanto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penonaktifan itu menindaklanjuti surat Ridwan Bae kepada pimpinan DPR dan MKD karena Akbar dianggap melanggar etik membuka informasi internal MKD. Sementara surat Akbar yang juga melaporkan Bae tak diproses Fahri.
"Dia tandatangani surat penonaktifan (Akbar Faizal), itu pelanggaran etiknya. Karena dia tandatangani sendiri tanpa dirapatkan pimpinan," ujar anggota komisi III DPR itu.
"Bagaimana kita tahu Akbar melanggar kode etik, apakah MKD pernah sidangkan Akbar? Kan tidak pernah. Tapi dia tandatangan," imbuhnya.
Taufiq juga mengingatkan Fahri Hamzah pernah terbukti melanggar etika dan dikenakan sanksi ringan soal pernyataan 'rada-rada bloon'. Karena itu, menurut Taufiq Fahri sudah seharusnya dicopot.
Baca juga: Kasus 'Rada-rada Bloon', MKD Cuma Tegur Fahri Hamzah
"Sudah ada peringatan etika terkait 'anggota DPR bloon', dan (pelanggaran etika) itu akan terus menerus dilakukan. Karena itu segera tarik Fahri Hamzah!" tegasnya.
(bal/van)










































