Awas! DPR Jangan Sampai Salah Pilih Pimpinan KPK

Awas! DPR Jangan Sampai Salah Pilih Pimpinan KPK

Salmah Muslimah - detikNews
Kamis, 17 Des 2015 16:08 WIB
Awas! DPR Jangan Sampai Salah Pilih Pimpinan KPK
Foto: Ilustrasi Capim KPK oleh Fuad Hasim
Jakarta - Proses pemilihan pimpinan KPK di depan mata. Dalam hitungan jam, lima pimpinan baru KPK akan dipilih wakil rakyat di Komisi III DPR. Saran dan imbauan dialamatkan ke DPR terkait proses ini. Awas, jangan salah pilih pimpinan yang malahan nanti merusak KPK.

"DPR harus memilih antara yang berpengalaman di KPK dengan orang baru yang mampu memberi kekuatan positif bagi KPK," terang pengamat hukum Universitas Andalas, Feri Amsari, Kamis (17/12/2015).

Feri menjelaskan, orang berpengalaman penting masuk di KPK agar kasus-kasus lama dapat dilanjutkan dan juga bisa share pengalaman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Orang yang mumpuni diperlukan agar membawa aura semangat bagi KPK yang selama ini tak bergigi di beberapa bulan terakhir di era Ruki," jelas dia.

"Komposisi pimpinan KPK menjadi penting untuk melihat apakah DPR berkeinginan menguatkan pemberantasan korupsi atau memang ingin KPK tak berdaya," tutup dia.

Komisi III telah melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap 8 capim KPK. 8 Capim itu adalah Sujanarko, Alexander Marwata, Johan Budi, Saut Situmorang, Surya Tjandra, Basaria Panjaitan, Agus Rahardjo, dan Laode M Syarif. Selain itu 2 Capim KPK yang telah diuji tahun lalu, yakni Busyro Muqoddas dan Robby Arya Brata juga dipastikan melanjutkan proses pemilihan.

Sebelumnya Komisi III dijadwalkan akan mengumumkan hasil uji kelayakan dan kepatutan capim KPK malam tadi. Namun karena proses seleksi baru selesai malam tadi, pengumuman ditunda hari ini.

Pimpinan KPK jilid 3 memang telah habis masa jabatannya hingga Rabu (16/12) kemarin. Sehingga DPR harus mengumumkan hasil uji kelayakan dan kepatutan hari ini agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan.

(dra/dra)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini