"Presiden sama sekali tidak pernah mempunyai beban apapun berkaitan dengan Freport," ujar Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (16/12/2015).
Pramono mengatakan, Presiden menekankan empat terminologi terkait perpanjangan kontrak PT Freeport. Intinya harus mengutamakan kesejahteraan rakyat, terutama Papua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi itulah yang selalu presiden sampaikan. Bahkan hal ini disampaikan langsung oleh Presiden kepada pemilk Freeport. Jadi Presiden tak punya beban sama sekali dan beliau menyampaikan sekali lagi bahwa kontrak itu sesuai dengan hal yang berbunyi di dalam kontrak karya akan mulai dibahas pada waktunya," tambah Pramono. (jor/dra)











































