Aksi tersebut dilakukan sebagai ungkapan sindiran terhadap Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik yang menyampaikan permintaan kenaikan uang makan perjalanan dinas dalam negeri menjadi Rp 2 juta per hari untuk masing-masing orang. Taufik beralasan anggota DPRD tidak mungkin makan di warteg saat melakukan perjalanan dinas.
Gerakan ini digagas oleh Edward Suhardi. Ia memposting foto masyarakat yang sedang makan di warung dalam akun Facebook dan Instagram pribadinya. Aksi tersebut banyak diikuti para netizen khususnya yang tinggal di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yah nggak apa-apa, itu kan temannya Ahok kali. Santai aja, kita sampein apa adanya," ujar Taufik melalui pesan singkat, Rabu (16/12/2015).
Anggota Fraksi Partai Gerindra ini juga merasa tidak tersinggung dengan aksi para netizen tersebut. Menurutnya, netizen itu tidak mengerti bagaimana cara anggota dewan berdialog.
"Tersinggung kenapa, yang jelas kan mereka enggak ngerti yang sebetulnya dialog itu kayak apa," kilahnya.
(khf/kff)











































