Di hari terakhir ini, capim Laode M Syarif menyampaikan gagasannya untuk perbaikan hubungan dengan Kejaksaan dan Polri. Laode ingin penguatan kolaborasi dalam hal penindakan.
"Mungkin ke depan juga, pimpinan KPK, Kepolisian dan Kejaksaan buat program bersama. Meningkatkan efektifitas, tentang case tracking system untuk korupsi di KPK, Kejaksaan, dan Polri. Intranet mereka connect sehingga cepat selesai," kata Syarif di ruang rapat Komisi III, Kompleks Parlemen, Rabu (16/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"KPK proaktif beri bantuan kepada Polisi dan Kejaksaan. Di samping menerima bantuan, KPK punya keahlian yang tidak dimiliki lembaga lain," jelasnya.
"Di Kejaksaan banyak sarjana hukum, karena itu KPK bukan hanya menerima bantuan, tapi juga memberikan," tegas Syarif. (Hbb/fdn)











































