"Jadi kami sudah memeriksa 11 orang dan menerima 3 HP yang sudah dikloning ketiganya, dan beberapa dokumennya terkait dengan dugaan kasus ini," kata Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus), Fadil Zumhana di kantornya, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Rabu (16/12/2015).
Namun Fadil enggan menyebutkan 3 ponsel yang dimaksud tersebut milik siapa saja dan untuk kepentingan apa. Namun diketahui bahwa salah satu ponsel merupakan milik Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Maroef Sjamsoeddin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, Fadil juga menyebut timnya tengah terjun ke UGM Yogyakarta dan ITB Bandung dalam rangka pendalaman kasus tersebut. Keterangan yang ingin didapatkan yaitu tentang analisis dari isi rekaman.
"Sudah diterjunkan ke Yogyakarta dan Bandung dalam rangka mendalami kasus ini, meminta keterangan ahli sesuai dengan kapasitas ahli yang diperlukan," ucapnya.
(dhn/mok)










































