Bus maut itu terlihat berada di Unit Laka Lantas Polres Jakarta Barat, di Jalan Daan Mogot, Jakarta, Rabu (16/12/2015). Saat melihat bagian dalam, terlihat kondisi bus itu sangat bobrok. Di bagian setir, tidak ada tombol klakson.
![]() |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbeda dengan bagian dalam yang morat-marit, bagian luar bus tampak masih bagus. Warna bus yang terkenal dengan cat oranyenya itu terlihat mengkilap. Diperkirakan bus ini baru dicat beberapa bulan lalu.
![]() |
Tetapi kemilau bodi luar bus ini seolah menipu. Polisi menduga kecelakaan bus itu karena rem di bus itu tidak berfungsi alias rem blong.
Kecelakaan yang terjadi pagi tadi bermula ketika Metromini datang dari arah Jl Kembang Kerep menuju Jl Srengseng dengan kecepatan tinggi. Metromini saat itu berada di lajur kiri kemudian menabrak tiang listrik lalu menabrak ibu dan anaknya yang sedang menunggu angkutan umum untuk pergi bersekolah di pinggir jalan.
Akibat peristiwa itu, Muntiasih (35) luka berat. Sedang anaknya, Azam (7), tewas di lokasi kejadian. Sopir Metromini bernama Deny Irwanto (36) luka berat akibat amukan massa. Tak hanya itu, warga yang emosi juga menghancurkan Metromini, angkutan umum bersistem setoran dengan tarif Rp 4.000/penumpang.
![]() |
(edo/rvk)














































