Gelombang Aksi BBM Datangi Bundaran Gladag Solo
Jumat, 04 Mar 2005 16:39 WIB
Solo - Aksi menolak kenaikan harga BBM terus terjadi di berbagai tempat. Di Solo, aksi pada Jumat (4/3/2005) ini berpusat di Bundaran Gladag. Massa dari dua kelompok datang secera bergelombang. Inti aksi mereka sama, yaitu menolak kenaikan harga BBM.Massa pertama yang datang adalah sekiter 200 orang dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Mereka sebelumnya berkumpul di Lapangan Kotabarat lalu bergerak menuju Gladag menyusuri Jalan Slamet Riyadi. Sesampai di Bundaran Gladag sekitar pukul 14.30 WIB mereka langsung menggelar orasi.Setengah jam berikutnya, sekitar 500 massa gabungan dari BEM UNS, IMM, KAMMI, SBSI, SPSI dan lain-lainnya datang menyusul. Mereka berangkat dari Kampus II UNS di Jalan Urip Sumoharjo. Setiba di lokasi, mereka menempatkan diri di sebelah timur tempat yang dipakai HTI.Meskipun apsirasi yang disampaikan sama, rupanya mereka tidak hendak bergabung. Keduanya tetap menggunakan mobil bak terbuka yang telah dipersiapkan masing-masing kelompok untuk menggelar orasi-orasi. Tak ayal, terjadi tumpang tindih teriakan orasi. Orasi mereka nyaris tidak terdengar.Dalam pernyataannya, HTI menilai Pemerintahan Yudhoyono adalah pemerintahan lalim karena telah mengelabuhi rakyat dalam berbagai penjelasannya mengenai dasar pertimbangan menaikkan harga BBM. Menurut HTI, dengan harga BBM yang baru maka yang terjadi sebenarnya adalah rakyat diminta menyubsidi hajat pemerintah.Sedangkan kelompok gabungan memberikan tuntutan yang lebih keras yang mereka sebut sebagai 'Tritura'. Isi tuntutan itu adalah menuntut pembatalan kenaikan harga BBM, pergantian tim ekonomi kabinet Yudhoyono dan menaikkan upah buruh.Kedua aksi yang berlangsung di satu tempat tersebut berjalan relatif tertib tanpa menimbulkan kemacetan lalu-lintas berarti. HTI yang datang lebih dulu memutuskan untuk membubarkan diri lebih dulu. Tidak berselang lama, massa dari kelompok gabungan juga membubarkan diri setelah membacakan pernyataan sikap.
(nrl/)











































