SPBU Ciputat Tutup, Mahasiswa UIN Batal Menyegel
Jumat, 04 Mar 2005 16:20 WIB
Jakarta - Sekitar 20 mahasiwa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Ciputat demo menolak kenaikan BBM. Mahasiswa batal menyegel SPBU Ciputat karena ditutup sementara oleh pengelolanya guna mengantisipasi aksi mahasiswa.Mahasiswa long march sepanjang 500 meter dari kampus UIN menuju SPBU Ciputat, Jalan Ir H Juanda tepat di depan Ciputat Mega Mall, Jakarta, Jumat (4/3/2005) mulai pukul 14.15 WIB hingga 14.45 WIB.Setiba di lokasi, mahasiswa yang berencana memaksa pihak SPBU menjual BBM dengan harga sebelum kenaikan terpaksa mengurungkan niatnya. Pasalnya, SPBU Ciputat telah tutup dan dijaga sekitar 20 personel polisi."Kami semula akan menyegel jika mereka tetap menjual bensin dengan harga Rp 2.400 per liter," kata Koordinator aksi Rahmad Sahid.Walhasil, mahasiswa akhirnya menggelar orasi di depan SPBU Ciputat sambil membagi-bagikan selebaran yang berisi penolakan kenaikan BBM kepada pengguna jalan dan warga setempat. Selebaran tersebut, berisi ajakan kepada masyarakat melakukan mogok nasional.Basri, petugas SBPU kepada detikcom mengaku menutup SBPU Ciputat untuk mengantisipasi aksi demo mahasiswa. "Kami mengantisipasi takut ada apa-apa mendingan ditutup saja," kata Basri.Spanduk besar warna hitam pun dibentangkan bertuliskan 'Rakyat bersatu Tolak Kenaikan Harga BBM' dan poster-poster bertuliskan diantaranya, 'BBM Naik=SBY Turun dan BBM Naik SBY-JK Gagal Total'.Setelah berorasi selama sejam, mahasiswa membubarkan diri dengan tertib. Tak lama kemudian, SPBU Ciputat pun beroperasi secara normal lagi.
(aan/)











































