Karena keberaniannya, Donef diganjar penghargaan. Pimpinannya Kapolres Sukabumi Kota AKBP Diki Budiman yang memberikan langsung penghargaan itu pada Selasa (15/12/2015).
Menurut penuturan Donef, peristiwa itu terjadi Minggu (6/12/2015). Saat itu, ia tengah dalam perjalanan menuju salah satu sekolah untuk memberikan penyuluhan tentang pramuka. Di tengah perjalanan atau tepatnya di Jalan Selakaso, Cibeureum, Sukabumi, dia melihat dua orang pria tengah terlibat cekcok.
Briptu Donef (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Donef kemudian menghubungi rekan-rekannya dari Unit Reskrim Polsek Sukaraja. Hasil penyelidikan diketahui jika DK terlibat cekcok dengan temannya berinisial HS yang diduga dipicu karena kepemilikan narkoba jenis sabu.
Briptu Donef berpose bersama para siswa sekolah (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom) |
Dihubungi terpisah, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Diki Budiman menyebut jika pemberian penghargaan kepada personelnya ini sebagai penghormatan dinas kepada anggota yang mampu memelihara kamtibmas dan melakukan aksi nyata di masyarakat.
"Briptu Donef adalah salah satu anggota Babinkamtibmas yang berani mengambil keputusan ketika melihat ada warga dalam bahaya, meski akhirnya diketahui jika warga yang ditolongnya itu ternyata juga pemilik narkoba jenis sabu-sabu,"Β tegas Diki.
Menurut Diki, anggota kepolisian memang selalu dituntut untuk mengambil keputusan cepat dan cekatan dalam situasi kriminal yang membahayakan masyarakat dan hal itu menurutnya memang cukup penting.
"Anggota kita menunjukan keberanian dan keahliannya dalam bela diri. Meski situasi saat itu membahayakan dirinya, saya yakin dia sudah lebih dulu mengukur kekuatan lawan hingga akhirnya pelaku bisa dilumpuhkan meski hanya bersenjatakan tongkat pengaman," lanjut Diki. (hri/hri)












































Briptu Donef (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Briptu Donef berpose bersama para siswa sekolah (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)