"Hari ini kita mengadakan pertemuan tatap muka dengan gereja serta pendeta di Kecamatan Babelan dan Muspika lainnya," ujar Kapolsek Babelan, Kompol Krinton Sitanggang dalam pesan singkat kepada detikcom, Selasa (15/12/2015).
Pertemuan itu, menurut Krinton, guna membahas partisipasi dan sistem pengamanan secara kolektif. Sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan beberapa unsur terkait sifatnya hanya pengawasan. Sedangkan yang lebih dominan petugas keamanan gereja dalam memberikan keamanan selektif.
"Seperti pemeriksaan terhadap orang dan barang, termasuk keamanan parkir kendaraan jamaah. Upaya persuasif, preventif dan apabila perlu tindakan represif akan kami lakukan, demi optimalisasi keamanan dan kenyamanan saudara-saudara kita dalam menjalankan ibadahnya," tuturnya.
Ditambahkan oleh Kasie Humas Polsek Babelan Brigadir Anwar, sebelum ibadah gereja akan disterilisasi secara manual. Pemeriksaan dilakukan di tiap sudut hingga bagian luar gereja.
"Semua dilakukan manual oleh anggota kepolisian sektor Babelan, sesuai arahan Kapolresta Bekasi, AKBP M Awal Chaerudin. Selain itu ada beberapa personel yang nanti di tempatkan di masing-masing gereja," pungkas Anwar. (edo/rni)











































