"Kementerian dengan nilai terbaik atau kategori A adalah Komisi Pemberantasan Korupsi, Kementerian Keuangan, Badan Pemeriksa Keuangan dan Kementerian Kelautan Perikanan," kata pembawa acara dalam acaraย penyerahan Laporan Evaluasi KerjaKinerja Kementerian/Lembaga dan Pemprov di Istana Wakil Presiden, Jl medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (15/12/2015).
Penghargaan ini diberikan langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Dari keempat kementerian itu, hanya penghargaan untuk Kementerian Keuangan yang langsung diterima oleh menterinya yakni Bambang Brodjonegoro.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penghargaan ini diberikan pada kementerian/lembaga serta pemerintah provinsi dengan menilai sisi perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan hasil program kerja. Penekanan tahun ini dititikberatkan pada hasil dari sejumlah program atau kebijakan yang dicanangkan.
Tim penilai terdiri dari berbagai lembaga seperti Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan reformasi Birokrasi (KemenPAN RB), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pusat Statistik (BPS).
KPK mendapatkan nilai 80.89 dengan kenaikan 0,46 dengan predikat A. Di atas KPK ada Kementerian Keuangan dengan nilai 83,59. Sementara itu, Kejaksaan Agung menjadi lembaga yang mendapatkan nilai terendah yakni 50,02 atau hanya naik 0,01 dari nilainya tahun lalu dan mendapat predikat CC.
Predikat A diberikan pada lembaga/kementerian dan pemerintah provinsi dengan hasil nilai di atas 80. Sementara itu, ada 21 lembaga dengan rentang nilai 80-70 dan mendapatkan predikat BB, 36 lembaga dengan rentang nilai 69-60 dan 16 kementerian/lembaga yang mendapatkan nilai 59-50 dengan predikat C. Penghargaan dengan nilai serupa juga diberikan pada pemerintah provinsi.
Sambil berguyon, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pemberian penghargaan itu membuatnya seperti ada dalam acara penerimaan raport siswa yang santai dan dipenuhi canda tawa. Meski begitu, harus ada perbaikan pada lembaga atau pemerintah yang mendapat nilai rendah.
"Ini tentu untuk memberikan kita semua suatu cara untuk mempunyai suatu cara evaluasi dan meningkatkan kinerja kita semua. Karena apapun yang kita lakukan tanpa suatu evaluasi maka tentu sulit mencapai tingkat yang lebih baik lagi kemudiannya," ucap JK. (bil/dra)










































