Meneg BUMN: Keterlibatan Garuda dalam Kasus Munir Masih Sumir
Jumat, 04 Mar 2005 15:37 WIB
Jakarta - Manajemen PT Garuda Indonesia diduga terlibat dalam kasus kematian aktivis HAM Munir, baik secara langsung atau tidak langsung. Namun, menurut Meneg BUMN Soegiharto, dugaan keterlibatan Garuda masih sumir. "Jangan dong. Kasus itu masih sumir. Masih harus melihat apakah itu betul. Kalau memang terbukti, harus kita selesaikan," kata Soegiharto kepada wartawan di kantor Meneg BUMN di Jl. Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (4/3/2005). Saat itu, Soegiharto ditanya apakah dugaan keterlibatan manajemen Garuda itu akan mengakibatkan adanya percepatan pergantian direktur utama maskapai ternama plat merah ini. Menurut Soegiharto, kasus ini harus dilihat dari jalur hukum. "Kita harus melihat jalur hukum. Kalau nanti dia dijadikan tersangka, kita akan masuk dalam penilaian kondite. Kongkretnya seperti itu," kata dia. Ditanya wartawan apakah pejabat Pertamina itu akan langsung diberhentikan bila memang terbukti terkait dalam pembunuhan terhadap Munir itu, Soegiharto menjawab, "Itu ada proses hukum yang harus dibuktikan. Kita harus adil pada setiap orang." Seperti diketahui, setidaknya ada empat orang dari Garuda Indonesia yang diduga terkait dalam kasus Munir ini. Namun, Dirut Garuda Indra Setiawan yang juga disebut-sebut terlibat telah membantah dugaan ini.
(asy/)











































