TNI AL Terus Patroli di Perbatasan RI-Malaysia

TNI AL Terus Patroli di Perbatasan RI-Malaysia

- detikNews
Jumat, 04 Mar 2005 15:10 WIB
Jakarta - TNI AL terus mengintensifkan patroli di daerah perbatasan Indonesia dengan Malaysia di perairan di Pulau Kalimantan, antara Selat Ambalat sampai Pulau Karang Unarang. Hari ini, Jumat (4/3/2005), tidak ada pesawat atau kapal Malaysia yang melewati batas ini. Komandan Pangkalan Angkatan Laut Tarakan Letkol (Laut) Ibnu Parna saat dihubungi detikcom pukul 14.50 WIB menyatakan, patroli TNI AL terus dilakukan di sepanjang batas wilayah Indonesia dengan Malaysia itu. "Patroli terus kita intensifkan," kata dia. Patroli itu dilakukan dengan menggunakan empat kapal perang, yaitu KRI Wiratno, KRI Nuko, KRI Rencong, dan KRI Karel Satsuit Tubun. KRI Wiratno membawa 60 personel TNI AL, KRI Nuko membawa 60 personel, KRI Rencong membawa 65 personel, dan KRI KS Tubun membawa 120 personel. Empat KRI ini bergantian untuk berjaga di perbatasan. Di saat ada KRI yang stand by di perbatasan, KRI lainnya akan kembali ke Tarakan untuk mengambil akomodasi. "Minimal di garis batas, ada 1 KRI yang stand by. Biasanya, setiap pagi KRI berangkat ke garis batas, dan sore hari KRI yang sebelumnya berjaga kembali ke pangkalan," ujarnya. Pemantauan hari ini, kata Ibnu, tidak ditemukan lagi pesawat atau kapal laut Malaysia yang melewati garis batas itu. "Kalau kemarin, memang ada pesawat militer yang sudah masuk ke wilayah kita. Sedangkan kapal laut lewat pada 26 Februari, namun mereka menghubungi kita," jelasnya. (asy/)


Berita Terkait