"Kita hanya konfirmasi saja dan beliau (Luhut) menolak. Tidak betul semua itu. Ya sudah clear," kata Wakil Ketua MKD Junimart Girsang di Gedung DPR, Senayan, Jakpus, Senin (14/12/2015).
Padahal, dalam rekaman perbincangan antara Novanto, Maroef, dan Reza, terkesan Luhut ikut mengkondisikan. Namun, Luhut membantah semua itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari keterangan Luhut, Junimart menyimpulkan bahwa pembicaraan Novanto dengan bos Freeport mengada-ada. Pertemuan itu dianggap hanya dagelan.
"Kita bisa simpulkan pertemuan itu dagelan jadinya. Dagelan yang sifatnya menyesatkan. Itu kan janji-janji. Janji-janji namanya usaha," ucap Junimart.
Dalam persidangan, Luhut mengaku mengenal Reza dan Novanto, tapi tidak pernah bicara soal bisnis maupun Freeport. Dia juga mengaku tidak tahu soal proyek PLTA di Papua yang membawa namanya di rekaman.
(imk/jor)










































