"Sejauh mana DPR bisa menjamin tidak akan mengintervensi mereka. Bisa enggak dia tanya, 'anda calon komisioner KPK, bagaimana kalau anda saya intervensi? Mau enggak? Saya berharap ada pertanyaan itu, kenapa enggak gitu?" kata Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja usai menghadiri acara pencanangan zona integritas bebas korupsi di Kementerian Sekretaris Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (14/12/2015).
Ia mengatakan seorang pimpinan KPK haruslah seseorang yang independen dan tidak mudah diintervensi. Karena itu, ia menantang Komisi III DPR untuk berani menanyakan para capim KPK apakah mereka berani menindaktegas anggota Komisi III yang meluluskannya menjadi pimpinan KPK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia pun berharap seleksi DPR ini bisa selesai sebelum masa jabatan PLT pimpinan KPK berakhir. Pasalnya, Pansel KPK dinilainya sudah bekerja maksimal untuk menyeleksi para capim.
"Yang penting jangan sampai ada ruang kosong sehingga presiden harus capek-capek membuat Perppu. Saya lihat DPR memahami itu, walaupun istilahnya injury time tapi ketika hasilnya bisa menjawab, tidak ada Perppu lagi,"pungkasnya.
===================================================
(mnb/rvk)











































