Menurut Luhut, tak banyak yang mereka obrolkan waktu itu. Meski tak banyak waktu, Luhut dan Reza sempat membahas situasi politik di tanah air. Salah satunya soal sikap Koalisi Merah Putih terjadap pemerintahan Jokowi.
"Tidak banyak (yang diobrolkan), berbagai macam, soal KMP, bagaimana hubungan dengan parleman bisa bagus dengan pemerintah," kata Luhut saat memberikan kesaksiaan di depan sidang MKD di gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (14/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Luhut juga mengaku kenal dan berteman dengan Ketua DPR Setya Novanto. Mereka berhubungan sebatas kerja, yakni Menkopolhukam sebagai eksekutif dengan Ketua DPR Novanto selaku legislatif. "Saya bertemu terakhir (dengan Novanto) saat resepsi pernikahan anaknya," kata Luhut.
MKD hari ini mendengar keterangan Luhut sebagai saksi karena namanya disebut 66 kali dalam rekaman pembicaraan antara Ketua DPR Setya Novanto bersama Maroef Sjamsoeddin dengan Presdir Freeport Maroef Sjamsoeddin.
Saat memberikan keterangan kali ini, Luhut banyak menjelaskan sikap pemerintah terhadap kontrak karya PT Freeport di Indonesia. Menurut dia pemerintah belum akan membicarakan perpanjangan kontrak karya PT Freeport sebelum 2019 atau dua tahun menjelang berakhir pada 2021.
(bal/erd)











































