"Kondisi Pak Sutarsono sudah membaik dan sudah dilakukan pengangkatan proyektil di paha kanannya di RS Puri Medika, Jakut," jelas Kabid Dokkes Polda Metro Jaya Kombes Musyafak kepada detikcom, Senin (14/12/2015).
Musyafak mengatakan, pihak kepolisian bertanggung jawab atas insiden tersebut. Biaya pengobatan korban juga ditanggung aparat polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, kondisi luka tembak korban tidak terlalu parah karena tidak mengenai tulang yang dapat mengakibatkan fraktur. "Untung proyektilnya tidak mengenai tulang dan pembuluh darah besar," imbuhnya.
Sutarsono diduga terkena peluru nyasar saat sedang mangkal di Plumpang, Tanjung Priok, Jakut tepatnya di samping pintu keluar tol, pada Minggu (13/12) pukul 04.00 WIB. Di saat bersamaan, anggota PJR Ditlantas Polda Metro Jaya mengejar ratusan pemotor yang menerobos gate Ancol Timur Tol Priok.
Polisi mengeluarkan tembakan peringatan kepada rombongan, namun tidak ada yang mengindahkannya. Para pelaku justru tancap gas. (mei/mok)











































