Riad Al Maliki mengatakan ini dalam konferensi pers International Conference On the Questions of Jerussalem di hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (14/12/2015).
"Israel mencoba mengalihkan isu ke Muslim dan Yahudi," ujar Maliki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami meminta Israel membukan jalan menuju Yerusalem. Netanyahu memcoba membawa semua muslim dan Yahudi dalam konfrontasi," terangnya.
"Keinginan Netanyahu itu sangat bodoh, mencoba memindahkannya ke isu agama, sambungnya.
Dirinya kembali menegaskan bahwa Yerusalem adalah bagian dari wilayah Palestina dan pihak Palestina menghormati semua masyarakat yang berada di dalam kota Jerusalem.
Β
"Yerusalem harus menjadi kota terbuka dan dapat diakses dengan bebas. Inilah yang kami inginkan dan tidak seperti yang dilakukan oleh Israel saat ini," jelasnya. (fiq/rvk)











































