Jokowi dan JK Direncanakan Hadir Melayat Suhardiman

Jokowi dan JK Direncanakan Hadir Melayat Suhardiman

Elza Astari Retaduari - detikNews
Senin, 14 Des 2015 11:49 WIB
Jokowi dan JK Direncanakan Hadir Melayat Suhardiman
Karangan bunga Presiden Jokowi dan Ahok di rumah duka (Foto: Elza Astari/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo dikabarkan akan datang melayat politisi senior Partai Golkar Suhardiman yang wafat tadi malam. Wakil Presiden Jusuf Kalla juga akan hadir.

"Beliau (Jokowi) merencanakan akan melayat. Tetapi dengan keterbatasan waktu, beliau tidak sampai ke acara pemakaman," ujar Seskab Pramono Anung di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (14/12/2015). JK juga dijadwalkan hadir di rumah duka.

"Pak JK mau ke sini. Kita lagi nunggu saja," ungkap politisi Golkar kubu Agung Laksono, Agun Gunandjar di rumah duka, Jl Kramat Batu, Cilandak, Jakarta Selatan.
Karangan bunga Wapres JK (Elza Astari/detikcom)
Suhardiman yang meninggal 3 hari sebelum ulang tahunnya ke-91 itu memang dikenal sebagai pendukung Jokowi-JK. Saat Partai Golkar secara resmi mendukung pasangan Prabowo-Hatta, pendiri SOKSI yang merupakan salah satu organisasi pelopor partai beringin tersebut terang-terangan memberikan dukungan kepada Jokowi.
Karangan bunga di rumah duka (Elza Astari/detikcom)
"Tadi kita diinformasikan. Rencananya pak JK datang jam 10 tapi karena ada acara, jadinya sedikit siang hadirnya," tutur Agun. Di rumah duka sendiri sudah tampak karangan bunga dari Jokowi-JK, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan lain-lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Staf kepresidenan sendiri terlihat sudah bersiap di rumah Suhardiman. Jika JK kemungkinan besar akan hadir, kedatangan Jokowi masih tentatif.
Suasana rumah duka (Elza Astari/detikcom)
"Saya dari R1, memang rencananya mau hadir tapi tentatif. Kami bersiap-siap saja di sini," ungkap salah seorang staf kepresidenan di lokasi.

Sejumlah tokoh hadir untuk memberikan penghormatan terakhir untuk Suhardiman. Mulai dari Agung Laksono, Ade Komarudin, Hayono Isman, hingga Fadel Muhammad.

"Kami merasa sangat kehilangan, tokoh senior kita, semoga arwahnya diterima di sisi Tuhan," tukas Fadel sesaat sebelum meninggalkan rumah Suhardiman usai melayat. (ear/hri)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads