Kepala Staf Presiden Teten Masduki mengatakan janji yang harus 'dipastikan' itu tidak hanya yang tercantum dalam program prioritas 'Nawacita', melainkan hal-hal yang ditemukan sepanjang perjalanan pemerintahan.
"Fungsi kami untuk memastikan janji politik Presiden. Bukan sekedar Nawacita, tapi juga di perjalanan banyak kebijakan Presiden dalam merespons perkembangan ekonomi, kerja sama bilateral dengan negara lain. Itu harus kami pastikan juga dijadikan program di masing-masing kementerian atau lembaga," ujar Teten Masduki saat ditemui di kantornya, Gedung Bina Graha, Jakarta Pusat, Minggu (13/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Agar program prioritas Presiden diakomodasi di masing-masing kementerian atau lembaga," katanya.
Teten juga mengatakan, KSP merupakan 'dapur' pemikiran Presiden. Karena itu, pihaknya akan bekerja secara senyap namun terus memberikan laporan kepada Presiden.
"Ini adalah tugas yang besar, yaitu fungsi dapur pemikiran. Kami menyiapkan banyak hal untuk mendukung pembuatan kebijakan strategis yang dibutuhkan Presiden untuk menjalankan pemerintahan ini. Dan kami menjadi dapur pemikirannya. Sebagaimana dapur, tentu tidak banyak ribut, tidak banyak omongan, hanya seorang koki. Dan hal itu perlu diketahui, jangan sampai ada anggapan KSP sepi. Tapi memang (sepi) itu yang dikehendaki saat ini. Itu yang perlu diketahui umum, supaya kebijakan strategis kami bisa ikut komunikasikan," jelasnya. (jor/dhn)











































