Niti Laku yang dimulai dari halaman Pagelaran Keraton Yogyakarta Alun Alun Utara pada pukul 07.00 WIB menuju Balairung UGM di Bulaksumur. Acara Niti Laku ini juga untuk menyemarakkan Dies Natalis ke-66 UGM. Hadir juga Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi yang ikut melepas rombongan. Retno merupakan lulusan Ilmu Hubungan Internasional (HI) UGM angkatan 1981.
![]() |
Selain para alumni dari berbagai perwakilan dari daerah seluruh Indonesia, peserta Niti Laku di antaranya mahasiswa, karyawan unit kerja di lingkungan UGM, unit kegiatan mahasiswa dan kelompok seni/budaya. Turut hadir di antaranya Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti dan Wakil Walikota Yogyakarta Imam Priyono.
Sebelum dimulai Niti Laku, dipentaskan sebuah fragmen drama mengenai lahirnya Universitas Gadjah Mada pada tanggal 19 Desember 1949 di Yogyakarta. Berdirinya kampus UGM tidak lepas dari peranan (alm) Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Sri Sultan HB IX dulu meminjamkan beberapa gedung di sekitar Keraton seperti Pagelaran, Ndalem Mangkubumen, Mangkuwilayan, Ndalem Wijilan dan lain-lain untuk perkuliahan. Setelah itu memberikan tanah Sultan Ground (SG) di Dusun Bulaksumur untuk menjadi kampus UGM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, peserta mengenakan pakaian tempo dulu alias jadul, atau pakaian khas kelompok seni dan budaya atau pakaian seragam unit kerja, instansi atau kelompok sosial lain. Rute dengan berjalan kaki sejauh lebih kurang 6 km dimulai dari pagelaran menuju kampus UGM di Bulaksumur.
Peserta langsung dilepas oleh Ganjar Pranowo bersama Sri Sultan Hamengku Buwono X. Peserta dikawal korp musik prajurit Keraton Yogyakarta. Rute yang ditempuh dari Pagelaran Kraton Yogyakarta-Jalan Ibu Ruswo-Jalan Katamso-Jalan Suryotomo-Jalan Pabringan-Jalan Malioboro-Jalan Mangkubumi-Tugu-Jalan Sudirman-Jalan Cik Di Tiro-Boulevard UGM dan berakhir di Balairung.
(bgs/jor)












































