"Saat Bus PP029 melintas setelah traffic light Pos Pengumben arah Lebak Bulus, posisi lampu hijau. Tiba-tiba seorang penyeberang mendadak berlari dari sebelah kanan masuk ke jalur busway tanpa mempedulikan bus yang sedang melaju. Meskipun pengemudi sudah melakukan pengereman, namun kecelakaan tetap tidak dapat dihindari," kata Dirut Trans Jakarta Antonius Kosasih dalam pesan singkat yang diterima detikcom, Sabtu (12/12/2015).
Kosasih menambahkan, untuk menghindari amukan massa bus tetap terpaksa melaju ke halte terdekat untuk mengevakuasi penumpang. Sopir dan petugas Trans Jakarta pun segera turun dan akan bertanggung jawab.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh TransJ dan pihak berwenang, tidak ditemukan data pada penyeberang itu. Menurut Kosasih, kakek yang tertabak diduga seorang tunawisma dan ditengarai mengalami gangguan kejiwaan. Pihak Operator Primajasa (PP) dalam hal ini bertanggung jawab dengan membawa jenazah ke RSCM.
Atas kecelakaan tersebut, selaku manajemen manajemen PT. Transportasi Jakarta, mengimbau agar para pejalan kaki menyeberang pada tempat penyeberangan yang benar.
"Kecelakaan seperti ini sangat kami sesalkan karena seharusnya sama sekali tidak perlu terjadi, jika seluruh pihak memperhatikan keselamatan berlalu-lintas yang juga harus dipatuhi oleh para pejalan kaki," imbuhnya.
Belum diketahui lebih detail kronologi kecelakaan itu, meski ada juga informasi lain bahwa sang kakek sengaja tiduran di jalur busway, hingga ada TransJ yang keluar jalur untuk menghindari kakek tersebut.
Peristiwa itu terjadi pukul 20.15 WIB di perempatan Pos Pengumben, Jakbar. Kejadian itu sempat membuat lalu lintas di Jalan Cendrawasih arah Permata Hijau macet. Polisi menyebut ciri-ciri kakek malang itu mengenakan pakaian lusuh dan memakai tongkat saat berjalan di Pos Pengumben. Saat ini korban sudah dievakuasi ke RSCM.
(adit/bal)











































