Bentrok bermula saat massa pendukung tim Wattunammi berupaya merangsek ke kantor Panwaslu Gowa. Polisi lebih dulu memasang barrier kawat berduri di depan kantor Panwaslu dan kantor KPUD Gowa.
Massa menyerang polisi menggunakan batu, petasan, ketapel panah dan bom molotov ke arah barikade polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini massa dan polisi masih bentrok di sekitar kantor Panwaslu ke arah kompleks rumah adat Balla Lompoa.
Satu anggota Brimob Den A Polda Sulsel, Bripka Hendra terkena lemparan batu di jidatnya. Bripka Hendra langsung dilarikan ke bagian pos kesehatan Bid. Dokkes Polda Sulsel yang di depan kantor KPUD Gowa.
Saat ini baru 1 orang pengunjuk rasa yang diamankan ke mobil tahanan Dir Sabhara.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Frans Barung Mangera menyebutkan Polda Sulsel mengerahkan sekitar 700 personel dari Dalmas Sabhara, Brimob dan Polwan. (mna/mad)











































