"Kantin yang mana? Ada 137 kantin, harus jelas infonya jadi bisa kita benahi," kata Prof Dr Ir Yonny Koesmaryono, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, ditemui di Kampus Dramaga, Sabtu (12/12/2015).
Sumber penularan virus hepatitis A yang di kalangan mahasiswa IPB belum diketahui pasti. Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor telah mengambil sampel dari kantin, sumur dan sejumlah tempat isi ulang air minum. Namun hasilnya baru akan keluar dalam 1-2 minggu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Data sementara dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) menyebut ada 37 suspek hepatitis A, terdiri dari 16 laki-laki dan 21 perempuan. Dari jumlah tersebut, 25 orang sempat dirawat namun saat ini tinggal 15 orang sedangkan sisanya dipulangkan.
![]() |
"Untuk satu yang meninggal, saya pastikan tidak terkait hepatitis A. Yang bersangkutan memang punya riwayat TB (Tuberculosis), meninggal di Medan. Saya sudah utus Wakil Dekan Fakultas Kehutanan untuk menemui keluarganya," kata Prof Yonny.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor akan melakukan desinfeksi di asrama dan kantin yang ada di lingkungan IPB. Sebanyak 50 dus desinfektan sudah disiapkan untuk mensterilkan 137 kantin dan 7 gedung asrama mahasiswa. (up/faj)












































