Tim Terpadu akan Ungkap Rekening Cukong Illegal Logging

Tim Terpadu akan Ungkap Rekening Cukong Illegal Logging

- detikNews
Jumat, 04 Mar 2005 14:06 WIB
Jakarta - Tim khusus operasi terpadu untuk menangani kasus illegal logging yang dipimpin Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) akan mengungkap jalur keuangan cukong illegal logging."Kita kerja sama dengan PPATK karena ingin mengungkap jalur keuangannya.Intinya, semua kita upayakan agar dapat menjerat melalui proses hukum," kata Kapolri Jenderal Pol. Da'i Bachtiar di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (4/3/2005).Menurut dia, upaya pencekalan terhadap cukong illegal logging dapat dilakukan. "Belum tahu, tetapi langkah pencekalan bisa dilakukan," ujarnya. Dikatakan Kapolri, tim terpadu illegal logging sudah berangkat ke Papua. "Bahwa mulai minggu ini, satgas penanganan ilegal logging untuk wilayah Papua sudah berangkat. Artinya, operasi dengan sandi Hutan Lestari II kami jalankan dengan susunan kekuatan tidak saja dari unsur Polri tetapi juga TNI, terutama TNI AL karena kekuatan mengawasi di perairan sekitar Papua," paparnya.Tim terpadu, kata dia, terdiri dari unsur penegakan hukum lainnya kejaksaan, Penyidik PNS, Departemen Kehutanan, Imigrasi, Bea Cukai dan Pemda setempat."Intinya, kita ingin menjaga agar hutan di Papua betul dikelola sesuai ketentuan sampai tanpa ada kegiatan ilegal. Kedua, kita ingin membawa mereka yang bersalah yang membawa illegal logging apakah di lokasi atau para cukongnya ke suatu proses penegakan hukum," kata Kapolri."Di samping melakukan pemeriksaan di lapangan, menghubungkan dengan siapa di balik itu. Kita juga mulai dari luar. Info tentang cukong yang telah diberi berbagai pihak, termasuk Dephud akan diselidiki melalui pintu- pintu tertentu seperti perpajakan atau pencucian uang," lanjutnya. (aan/)


Berita Terkait