Dukungan Penuh Aburizal Bakrie untuk Setya Novanto

Dukungan Penuh Aburizal Bakrie untuk Setya Novanto

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Sabtu, 12 Des 2015 14:39 WIB
Dukungan Penuh Aburizal Bakrie untuk Setya Novanto
Aburizal Bakrie (Foto: Bagus PN/detikcom)
Jakarta - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) belum mengambil keputusan apa pun terkait dugaan pelanggaran etika yang dilakukan Ketua DPR Setya Novanto. Seiring dengan proses sidang yang masih berlangsung, Partai Golkar tempat Novanto bernaung terus memberikan dukungan.

"Ya hadapi saja, hadapi saja masalah ini, mudah-mudahan bisa diselesaikan," kata Ketum Golkar Aburizal Bakrie (Ical) untuk Novanto usai menghadiri Kongres Persatuan Insinyur Indonesia di Hotel Sari Pan Pacific, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (12/12/2015).

Tak hanya dukungan verbal saja, Fraksi Golkar yang merupakan kepanjangan tangan dari DPP, tiba-tiba merotasi anggota MKD dari partai tersebut. Tiga orang anggota MKD asal Golkar bahkan sampai ikut jumpa pers Menko Polhukam Luhut Pandjaitan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Luhut merupakan nama yang disebut sebanyak 66 kali dalam percakapan Novanto, pengusaha Reza Chalid, dan Presdir PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin. Mungkin saja Luhut bakal mengeluarkan pernyataan yang memberatkan Novanto, sehingga ketiga trio Golkar di MKD berkepentingan untuk datang.

"Yang diundang seluruh anggota MKD, yang 2 anggota Golkar dan satu dari PAN yang hadir. Mengenai masalah itu, serahkan kepada MKD dan saya kira didasarkan kepada satu kenyataan harus diselaraskan kepada yang benar. Jangan menyalahkan yang benar atau membenarkan yang salah," ucap Ical.

Ical juga kembali mendukung Novanto yang justru melaporkan Menteri ESDM Sudirman Said ke Bareskrim Polri. Padahal sebelumnya MKD sempat mempermasalahkan legal standing Sudirman yang merupakan pejabat publik untuk melaporkan Novanto ke MKD.

"Itu hak dong. Itu hak daripada seseorang yang merasa nama baiknya tercemarkan saya kira wajar saja orang melakukan satu tuntutan," kata Ical.

Lalu, apa lagi amunisi Golkar selanjutnya untuk bela Novanto? (bpn/mad)


Berita Terkait