"Tiga orang yang datang itu sudah jelas ada udang di balik batu," kata Ruhut saat dihubungi lewat telepon, Sabtu (12/12/2015) siang.
Ruhut menilai ketiga anggota MKD yang hadir di jumpa pers Luhut, yakni Wakil Ketua MKD Kahar Muzakir, anggota MKD Ridwan Bae dan Adies Kadir, menyalahi etik. Apalagi Luhut adalah saksi yang akan diperiksa di kasus 'papa minta saham' pada Senin (14/12) mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ruhut mengatakan, Luhut harus memihak kepada rakyat di kasus 'papa minta saham' ini. Meski Luhut berteman dengan Novanto dan Reza, kebenaran dan hukum harus ditegakkan.
"Novanto dan Reza Chalid adalah temannya abang saya itu (Luhut). Tapi saya mau bilang, teman yang baik itu kalau salah ditegur, jangan dibela," ujar anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat ini.
Sebelumnya, Ridwan Bae sudah menjelaskan alasan kenapa dirinya hadir di jumpa pers yang diadakan Luhut. Mereka mengaku memang diundang oleh purnawirawan jenderal bintang tiga TNI tersebut.
"Kami menghadiri undangan beliau. Kenapa saya mau datang? Saya mau lihat juga apa yang terjadi versi Pak Luhut," kata Ridwan usai jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (11/12) kemarin. Dia sendiri merasa heran kenapa kehadiran mereka harus dipersoalkan.
"Bagaimana kami bisa tak boleh datang? Ini dibuka ke masyarakat luas, masa kita enggak boleh dengar langsung?" ujar Ridwan mempertanyakan. (hri/imk)











































