Pemerintah Sebaiknya Aspiratif Soal Kenaikan Harga BBM

Pemerintah Sebaiknya Aspiratif Soal Kenaikan Harga BBM

- detikNews
Jumat, 04 Mar 2005 13:47 WIB
Surabaya - Ketua MPR Hidayat Nurwahid meminta pemerintah bisa lebih aspiratif dan mendengarkan terkaitnya maraknya aksi penolakan terhadap kenaikan harga BBM yang dilakukan masyarakat. Kalau perlu, tuntutan masyarakat itu perlu dikaji. "Dengan maraknya tuntutan aksi masyarakat yang menolak harga BBM ini, hendaknya pemerintah lebih bisa bersikap aspiratif dan mendengarkan. Kalau memang perlu dikaji, ya dilakukan," kata Hidayat kepada wartawan seusai membuka Mukernas Bulan Sabit Merrah (BSM) III di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jumat (4/3/2005). Menurut Hidayat, sebelumnya MPR pernah menyampaikan hal-hal terkait rencana kenaikan harga BBM kepada pemerintah. "MPR tidak dalam posisi menolak atau menyetujui soal kenaikan harga BBM. Tapi, kita sampaikan kepada pemerintah untuk memfokuskan pada pemberantasan dan penangkapan koruptor," kata Hidayat.Selain itu, kata Hidayat, pemerintah juga telah diminta untuk bersikap efisien dalam keuangan negara. Soalnya, dari hitungan BPK, kebocoran uang negara mencapai Rp 180 triliun. "Kalau efisiensi dilakukan setinggi mungkin, setidaknya Rp 80 triliun akan bisa diselamatkan. Nilai itu lebih besar daripada mencabut subsidi BBM," ungkap mantan Ketua Umum PKS (Partai Keadilan Sejahtera) ini. (asy/)


Berita Terkait