Muhammadiyah: Donald Trump Islamophobia Kesiangan

Muhammadiyah: Donald Trump Islamophobia Kesiangan

Rois Jajeli - detikNews
Jumat, 11 Des 2015 17:23 WIB
Muhammadiyah: Donald Trump Islamophobia Kesiangan
Foto: Jajeli Rois/detikcom
Surabaya - Pernyataan Donald Trump, kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Republik AS, yang mendiskreditkan umat Islam, dinilai Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir sebagai Islamophobia kesiangan. Trump juga disebut Haedar sebagai tokoh ultra konservatif.

"Donal Trump perlu belajar lagi tentang demokrasi di Amerika, dan perlu belajar tentang komunitas Islam," ujar Haedar Nasir di sela acara Temu Jaringan Saudagar Muhammadiyah, Pimpinan Pusat Muhammadiyah, di Hotel Garden Palace Surabaya, Jumat (11/12/2015).

"Saya yakin dia orang yang Islamophobia kesiangan. Hari ini kok masih begitu," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Haedar menerangkan, cara berfikir stereotip tentang Islam merupakan musuh bersama untuk setiap agama. "Ketika di era dialog berkembang, kalau ada pikiran-pikiran negers seperti itu, maka kita sadarkan bersama. Bukan hanya dilakukan oleh Islam, tapi seluruh agama," terangnya.

Ia juga tidak ingin, pemikiran Donal Trump juga terjadi di negara lain dan berlaku untuk agama lain. Misalnya, ada tokoh di Timur Tengah yang punya pandangan bahwa orang Kristen tertutup di negara sana.

"Kalau seperti itu jadinya apa," katanya.

"Saya pikir Donald Trump ya mewakili ultra konservatif di tengah kehidupan zaman modern dan kemajemukan," tandasnya. (roi/dra)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads