"Kami berharap anggota-anggota Muhammadiyah di dewan bertindak sesuai dengan khittah yang kita miliki. Hendaknya menjaga amanah, kemudian menjadi anggota legislatif yang berakhlakul qarimah," ujar Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti usai jumpa pers di Gereja PGI Oikumene, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (11/12/2015).
Mu'ti menyebut tak ada kader Muhammadiyah yang duduk sebagai anggota MKD DPR. Tetapi dia meminta agar kader Muhammadiyah di DPR bisa mendorong MKD supaya lebih transparan dan cepat mengambil keputusan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga mengutarakan kekecewaannya kepada para pimpinan parpol yang seakan tidak mengambil sikap atas kasus Novanto. Padahal partai-partai itu selalu mengatasnamakan rakyat.
"Saya melihat partai-partai itu melindungi. Karena merasa partai itu melindungi, maka mereka merasa aman. Ini distorsi moral yang luar biasa. Partai berpihak pada kekuasaan. Anggota DPR adalah wakil rakyat. Mereka duduk di DPR adalah karena rakyat. Mereka seharusnya mendengar aspirasi rakyat terutama menyuarakan suara umatnya," tutur Mu'ti. (bpn/hri)











































