"Kami Yayasan Puteri Indonesia menyatakan bahwa PR itu 100 persen bukan finalis Puteri Indonesia. Sehingga tidak benar apa yang diberitakan bahwa PR adalah finalis Puteri Indonesia," kata Head of Communication Yayasan Puteri Indonesia, Mega Angkasa, saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (11/12/2015).
Mega menegaskan, pihaknya telah mengecek secara menyeluruh. Sehingga, sudah bisa dipastikan PR yang tertangkap polisi tengah akan melayani pria hidung belang di sebuah hotel mewah di kawasan Bundaran HI bukanlah bagian dari Yayasan Puteri Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Kasubdit Judisila Dittipidum Bareskrim Polri Kombes Umar Fana menyatakan bahwa PR merupakan finalis Puteri Indonesia. Namun belakangan, penyidik yang menangani kasus ini juga meralat, dan menyatakan PR yang tertangkap bersama NM bukan finalis Puteri Indonesia.
(Hbb/ndr)











































