Menurut Duta Besar Kerajaan Inggris Moazzam Malik, pernyataan Trump sangat kontroversial. Dan pernyataan tersebut tidak mencerminkan gaya politik modern.
"Komentar-komentar yang diberikan oleh Trump sangat menyita perhatian kita. Dan menurut saya, pemerintah saya, komentar Trump tak sesuai dengan gaya hidup politik modern," kata Moazzam Malik di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Bali, Kamis (10/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Inggris lanjut Moazzam, tidak setuju dengan komentar-komentar dari Trump. Saat ini sudah 370.000 warga Inggris yang menolak Trump masuk ke negara mereka.
Sebelumnya, Trump, meminta langkah penghentian yang 'total dan komplet' agar kaum muslim tidak memasuki Amerika Serikat. Trump merujuk jajak pendapat Center for Security Policy yang menunjukkan 'kebencian' kaum muslim terhadap warga Amerika bisa membahayakan negara.
"Tanpa melihat berbagai data jajak pendapat sekalipun, jelas bagi siapa saja bahwa kebencian tidak bisa dipahami. Dari mana kebencian ini berasal dan mengapa, kita harus mencari tahu," kata Trump.
"Namun, sampai kami mampu mengetahui serta memahami masalah ini dan seberapa besar bahayanya, negara kita tidak bisa menjadi korban serangan mengerikan dari orang-orang yang meyakini jihad dan tidak punya pemahaman atau rasa hormat terhadap nyawa manusia," lanjut Trump. (yds/Hbb)











































