Pandang RI Penting, IDEA Pindahkan Kantor dari Canberra ke Jakarta

Pandang RI Penting, IDEA Pindahkan Kantor dari Canberra ke Jakarta

Yudhistira Amran Saleh - detikNews
Kamis, 10 Des 2015 18:48 WIB
Pandang RI Penting, IDEA Pindahkan Kantor dari Canberra ke Jakarta
Menlu Retno bertemu Sekjen IDEA Yves Leterme (Foto: Yudhistira/detikcom)
Bali - Di sela-sela pertemuan Bali Democracy Forum (BDF) VIII, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi menggelar pertemuan dengan Sekretaris Jenderal IDEA Yves Leterme. IDEA adalah The International Institute for Democracy and Electoral Assistance.

Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup selama 20 menit ini dibicarakan berbagai macam hal. Di antaranya mengenai masalah demokrasi di Indonesia serta rencana pemindahan kantor IDEA dari Canberra, Australia ke Jakarta, Indonesia.

"Saya menyambut Sekjen IDEA Yves Leterme yang juga mantan Perdana Menteri Belgia di BDF. Kerja sama kita dengan IDEA sudah lama. Kita gabung IDEA sejak 2013. Fokus IDEA mengenai masalah demokrasi dan kedua masalah Pemilu," kata Menlu Retno LP Marsudi usai pertemuan di Ruang Uluwatu, Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kamis (10/12/2015).Yves Leterme

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia menyampaikan keinginan untuk meningkatkan kerja sama dengan IPD (Institute for Peace and Democracy). Kita setuju IDEA dan IPD diperkuat. Kemudian sejak lama terdapat niatan atau intensi mereka untuk pemindahan kantornya yang di Canberra ke Jakarta. Semoga upaya tersebut dapat terealisir secepatnya," lanjutnya.

Pemindahan tersebut, tambah Retno, dilakukan karena IDEA menganggap Indonesia merupakan negara yang sangat penting baginya. Selain itu,Β  Indonesia dianggap sebagai motor dari ASEAN.

"IDEA melihat Indonesia sebagai satu negara yang menjadi motor ASEAN dan perkembangan demokrasi yang ada di Indonesia sangat baik bagi mereka. Dan untuk itu IDEA ingin membuka kantor di Jakarta. Mudah-mudahan kita akan dapat menindak lanjuti," tutupnya.

International IDEA merupakan organisasi dunia yang selalu mendukung gerakan demokrasi di dunia. Organisasi ini berpusat di Stockholm, Swedia. (yds/mnb)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads