"Kami belum bisa memastikan apakah itu dibunuh atau bukan. Dari hasil autopsi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, sementara penyebab kematiannya karena kehabisan oksigen dan tenggorokannya kemasukan air karena tenggelam," jelas Kasat Reskrim Polres Depok Kompol Teguh kepada detikcom, Kamis (10/12/2015).
Jasad korban yang diperkirakan berusia sekitar 30-40an tahun itu ditemukan warga sekitar pukul 08.00 WIB tadi. Kondisi mayat saat ditemukan sudah membengkak dan nyaris tidak dapat dikenali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum diketahui siapa identitas wanita tersebut. Warga sekitar juga tidak ada yang mengenali, hanya mengetahui wanita tersebut beberapa hari sebelumnya terlihat mondar-mandir di kebun kosong tersebut.
"Menurut warga, diduga korban ini stress. Karena beberapa hari sebelumnya warga melihat korban mondar-mandir hujan-hujanan di kebun," imbuhnya.
Di sekitar lokasi, polisi tidak menemukan bukti petunjuk lainnya soal temuan mayat ini. Polisi hanya menemukan sepotong baju terusan milik korban yang sudah terbakar sebagian.
Pihak kepolisian masih menyelidiki temuan mayat ini. Sejumlah saksi-saksi diperiksa untuk mempertajam penyelidikan terkait penyebab kematian korban apakah sebagai korban tindak pidana atau bukan.
(mei/Hbb)











































