HSJ Kerahkan 200 Pengacara

Back Up Mahasiswa yang Ditangkap

HSJ Kerahkan 200 Pengacara

- detikNews
Jumat, 04 Mar 2005 12:26 WIB
Jakarta - Himpunan Sarjana Jakarta (HSJ) tengah menyiapkan 200 pengacara untuk memback up gerakan aktivis mahasiswa dalam aksi penolakan kenaikan BBM yang telah ditangkapi oleh aparat keamanan.Sejauh ini, dari data HSJ sudah sekitar 80 mahasiswa di seluruh Indonesia yang ditangkap pihak kepolisian.Hal itu disampaikan Sekjen HSJ Yervis Pakan kepada wartawan di Apartemen Prada Menteng, Jl. Cikini Raya, Jakarta, Jumat, (4/3/2005)."Kita sedang menyiapkan 200 pengacara untuk memback up teman-teman, karena pola represif sudah seperti zaman orde baru kembali," katanya. Bahkan, lanjut Yervis, aparat keamanan telah mendatangi kampus-kampus untuk bertemu dekan atau pudek untuk meminta para mahasiswa yang ikut aksi diserahkan ke aparat. "Ini lucu-lucuan, apa hubungan antara institusi kampus dengan kegiatan mahasiswa di luar," tegas Yervis.Dia lalu mengatakan, hingga saat ini sudah sekitar 53 orang mahasiswa yang ditangkap di Jakarta dalam aksi penolakan BBM. Sedangkan, untuk seluruh Indonesia ada sekitar 80-an dan diantaranya masih ada yang menginap di tahanan kepolisian, seperti di Bali, Makassar dan Jakarta.Di wilayah Jakarta, lanjut dia, pihak aparat keamanan mendatangi kampus UI Salemba dan Universitas Bung Karno untuk mencari mahasiswa yang ikut demonstrasi.Namun, kata Yervis, HSJ akan tetap mendorong aksi-aksi penolakan kenaikan harga BBM. Selain itu, HSJ juga mendukung segala upaya perlawanan rakyat dan mahasiswa di berbagai daerah dan meminta agar pemerintah segera menghentikan upaya teror dan intimidasi terhadap seluruh gerakan pro demokrasi di Indonesia, dan membebaskan seluruh aktivis mahasiswa dan rakyat yang dipenjara tanpa syarat. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads