Kasus 'Papa Minta Saham', Fadli Zon: Ini Ada Konspirasi

Kasus 'Papa Minta Saham', Fadli Zon: Ini Ada Konspirasi

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 10 Des 2015 17:23 WIB
Kasus Papa Minta Saham, Fadli Zon: Ini Ada Konspirasi
Foto: Ari Saputra
Semarang - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menganggap Kejaksaan Agung terlalu dalam menangani dugaan kasus 'Papa Minta Saham' yang menyeret Ketua DPR Setya Novanto. Ia menilai tindakan Kejagung lebih banyak masuk ranah politik.

Hal itu diungkapkan Fadli Zon setelah diperiksa sebagai saksi dalam persidangan pencemaran nama baik dengan terdakwa pegiat antikorupsi, Ronny Maryanto.

Fadli Zon mengatakan kinerja Kejagung saat ini lebih ke politik. "Saya melihat kejaksaan sudah out of proportion karena Jaksa Agung ini Jaksa Agung Politik, pasti tindakannya lebih banyak politiknya daripada menegakkan hukum sehingga akhirnya dicari yang tidak ada," kata Fadli Zon, Kamis (10/12/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketidak profesionalan Kejagung, lanjut Fadli Zon, ditunjukkan pada pemanggilan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin ke kantor Kejagung hari Rabu (9/12) dini hari. Menurutnya, pemanggilan tersebut dipaksakan.

"Ini seperti ada kedaruratan, menerima Dirut perusahaan asing tengah malam pukul 00.15. Apakah rakyat Indonesia lain bisa melaporkan Kejaksaan Agung pukul 00.15 tengah malam, hebat banget itu. Saya angkat topi kalau rakyat Indonesia semua bisa begitu," pungkas Fadli Zon.

"Ini agak ganjil, maka saya sebut ini ada konspirasi," tegasnya.

Fadli Zon menduga kuat adanya unsur politis dalam kasus 'Papa Minta Saham' itu. Menururtnya perbincangan dalam rekaman hanya obrolan 'warung kopi' dan belum terjadi tindak kejahatan.

"Tapi pasti ini politik bukan hukum," tutupnya. (alg/aan)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini