Agung Laksono dan Cak Imin Hadiri Sidang Tahunan Partai PM Najib Razak

Laporan dari Malaysia

Agung Laksono dan Cak Imin Hadiri Sidang Tahunan Partai PM Najib Razak

Rivki - detikNews
Kamis, 10 Des 2015 14:00 WIB
Agung Laksono dan Cak Imin Hadiri Sidang Tahunan Partai PM Najib Razak
Suasana sidang tahunan Partai UMNO (Foto: Rivki/detikcom)
Kuala Lumpur - Sejumlah petinggi Parpol di Indonesia menghadiri acara sidang tahunan Partai United Malays National Organisation (UMNO). Partai pimpinan PM Malaysia Najib Razak ini mengundang sekitar 115 pimpinan parpol dari negara-negara sahabat.

Sidang tahunan UMNO ini digelar di Putra World Trade Centre, Kuala Lumpur, Kamis (10/12/2015). Sidang tahunan ini membahas tentang rencana politik dan capaian kerja Partai UMNO.

Beberapa petinggi Parpol yang hadir di acara ini ialah Ketum Golkar versi Munas Ancol Agung Laksono, Waketum Golkar versi Munas Bali Fadel Muhamad, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Ada juga beberapa kader-kader partai di antaranya Dave Laksono (anggota Komisi VIII DPR dari Golkar), Azar Romli (anggota Komisi IX DPR dari Golkar), Wabendum PKB Bambang Susanto, dan perwakilan dari Partai Demokrat, PDIP, PKS hingga Gerindra.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agung Laksono sendiri merupakan rekan Najib Razak sejak dua-duanya menjadi ketua organisasi kepemudaan. Pada tahun 1980-an kala itu, Agung menjabat sebagai ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) dan Najib sebagai Ketua organisasi Kepemudaan di bawah Partai UMNO.

"Terima kasih atas kedatangannya para delegasi dari negara-negara sahabat," ucap Presiden UMNO Najib Razak dalam sambutannya.

Selain dari Indonesia, beberapa parpol dari negara lainnya juga hadir seperti dari Partai Komunis China, People Power Party Singapura, People Party Cambodia dan yang paling diagung-agungkan ialah Partai Hamas Palestina.

Dalam sidang tahunan ini Najib juga akan menyampaikan pertanggungjawabannya sebagai Ketua UMNO. Partai UMNO sendiri saat ini sedang diisukan perpecahan internal. Dalam pidato nanti, Najib akan mengklarfikasi isu-isu perpecahan partainya. (rvk/hri)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads