Pemimpin Arab Serukan Suriah untuk Mundur dari Lebanon

Pemimpin Arab Serukan Suriah untuk Mundur dari Lebanon

- detikNews
Jumat, 04 Mar 2005 11:34 WIB
Jakarta - Para pemimpin Arab semakin kehilangan kesabaran menghadapi penolakan Suriah untuk secepatnya menarik seluruh pasukannya dari Lebanon. Bahkan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Abdullah menyerukan Presiden Suriah untuk memulai penarikan pasukan segera, atau jika tidak, akan semakin terisolasi dari komunitas internasional.Demikian diungkapkan seorang pejabat Saudi, seperti dilansir kantor berita Associated Press, Jumat (4/3/2005).Pesan keras yang tidak biasanya itu disampaikan saat Presiden Suriah Bashar Assad menemui Pangeran Abdullah dan pemimpin-pemimpin Saudi lainnya di ibukota negeri itu. Pertemuan para menteri luar negeri Liga Arab di Kairo, Mesir, Kamis (3/3/2005) kemarin, telah menambah tekanan bagi Suriah untuk mundur. Pemerintah Suriah telah menolak desakan Arab untuk menarik seluruh pasukannya dari Lebanon. Suriah bersikeras untuk terus menempatkan sekitar 3 ribu pasukannya di Lebanon. Abdullah mengatakan kepada Assad bahwa kerajaan Saudi menuntut penarikan penuh keseluruhan pasukan Suriah yang berjumlah 15 ribu personel dari Lebanon. Dan penarikan itu harus dimulai secepatnya.Namun Assad menjawab bahwa dirinya hanya akan mempertimbangkan kemungkinan melakukan penarikan sebagian pasukan sebelum KTT Arab yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Maret. Ditegaskannya, bahwa dirinya melakukan semampunya untuk menyelesaikan masalah tersebut.Tekanan gencar yang dilakukan Saudi terhadap Suriah diakibatkan oleh kematian mantan perdana menteri Lebanon, Rafik al-Hariri dalam serangan bom di Beirut, Lebanon. Pemerintah Saudi kabarnya marah atas peristiwa yang menewaskan Hariri, yang juga memegang kewarganegaraan Saudi dan dekat dengan keluarga kerajaan Saudi.Beberapa pihak menuding pemerintah Suriah mendalangi pengeboman tersebut. Tuduhan ini dibantah pemerintah Suriah. (ita/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini