Aksi Tolak Korupsi, Luhut Hingga Ridwan Kamil Bubuhkan Cap Tangan

Aksi Tolak Korupsi, Luhut Hingga Ridwan Kamil Bubuhkan Cap Tangan

Nur Khafifah - detikNews
Kamis, 10 Des 2015 11:30 WIB
Aksi Tolak Korupsi, Luhut Hingga Ridwan Kamil Bubuhkan Cap Tangan
Suasana pembubuhan tanda tangan (Foto: Nur Khafifah/detikcom)
Bandung - Puluhan ribu kain perca dengan cap tangan dan testimoni anti korupsi dijahit dan dipamerkan di alun-alun Bandung. Sambungan kain perca ini merupakan salah satu aksi perlawanan warga Indonesia terhadap korupsi yang dilaksanakan pada puncak Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) 2015.

Cap tangan kain perca ini telah dibawa berkeliling ke 41 kota di Indonesia selama setahun. Lebih dari 20 ribu kain perca dijahit menyambung dengan cap tangan warna-warni. Para warga dari berbagai kalangan dari tingkat SD sampai SMA, pendidik, seniman, aktivis, kepala daerah, penegak hukum hingga para menteri juga membubuhkan cap tangan dan testimoninya di atas kain perca tersebut.

Menko Polhukam Luhut Panjaitan, Ketua DPD Irman Gusman, Plt Ketua KPK Taufiqurrahman Ruki, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Walikota Bandung Ridwan Kamil juga turut mengikuti aksi tersebut dalam puncak acara Festival Anti Korupsi di Sabuga. Mereka menuliskan testimoni lalu mencelupkan kedua telapak tangannya dalam cat asturo lantas menempelkannya di atas kain perca.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedua telapak tangan dengan 10 jari ini merupakan simbol dari 10 langkah anti korupsi. Yakni Jujur, peduli, adil, mandiri, tangung jawab, keja keras, sederhana, berani, disiplin dan sabar.

"Mari bersama-sama kita teriakkan Prung! Hidup Jujur," kata Ruki dengan suara serak di Sabuga, Jl Tamansari, Bandung, Kamis (10/12/2015).

Mereka kemudian menyaksikan acara pembentangan kain perca di alun-alun Bandung yang dilakukan para seniman dan warga melalui streaming. (kff/hty)


Berita Terkait