Sekitar pukul 10.00 WIB, Kamis (10/12/2015) puluhan driver Go-Jek terlihat memenuhi rumah duka di Jl Badak, RT 10/RW 06 Sunter Agung, Jakarta Utara. Mereka datang sebagai bentuk solidaritas atas meninggalnya Septiyan.
"Kami dapat info dari grup Whats App Go-Jek Jakarta. Saya enggak sama sekali tapi merasa dekat saja karena sama-sama pakai baju Go-Jek," ucap salah satu pelayat, Edi (40).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Driver Gojek depan rumah duka (Foto: Kartika/detikcom) |
Menurut ibu almarhum, Suciati (51), anaknya adalah anak yang baik dan menyenangkan. "Dia juga sayang sama orang tua. Enggak neko-neko deh," ucap Suciati.
Rencananya, jenazah dimakamkan usai zuhur di TPU Kawi-kawi Bawah, Johar Baru, Jakarta Pusat. Saat ini pihak keluarga masih menunggu ayah almarhum yang dalam perjalanan dari Tangerang.
![]() |
Septiyan meninggal karena ditusuk di bagian paha kiri dalam oleh tukang parkir di kawasan Sunter, Jakarta Utara. Ia sempat dilarikan menuju UGD Rumah Sakit Royal Progress namun tak berhasil diselamatkan karena kehabisan darah. (mnb/nrl)











































Driver Gojek depan rumah duka (Foto: Kartika/detikcom)