"Bebaskan pendidikan dari semua kepentingan. Pendidikan harus diisolasi dari semua persoalan," kata Anies dalam sambutannya saat membuka saat membuka Kongres Peradaban Aceh (KPA) di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, Rabu (9/12/2015).
Dalam proses belajar mengajar, kata Anies, baik kepala sekolah maupun guru jangan pernah khawatir gara-gara mutasi akibat kepentingan politik. Jika itu sudah berhasil dilakukan, pendidikan Indonesia bakal maju.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bangun sistem mengajar yang menyenangkan," ungkapnya.
Ia mencontohkan negara Jepang yang berhasil mendidik seluruh warganya. Warga di sana, jelasnya, tahu mana barang milik sendiri dan mana milik orang lain sehingga angka pencurian minim.
"Di Jepang, HP (handphone) tinggal di tempat umum bisa ketemu lagi. Kalau ditempat kita, HP yang dipegang pun bisa hilang," ungkapnya sambil tersenyum. (imk/imk)











































