Untuk memastikan persiapannya tak ada cacat, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi bersama Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir meninjau lokasi acara yang bertempat di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC). Retno dan Fachir tiba di lokasi acara pada pukul 16.15 WITA, kedatangannya langsung disambut oleh Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik (IDP) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Esti Handayani.
Mereka kemudian langsung menuju salah satu ruangan di BNDCC. "Mau mengecek saja persiapannya sudah berapa persen. Cek and ricek," kata Menlu Retno, Rabu (9/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebanyak 83 negara peserta rencananya akan hadir. Ditambah dengan 67 negara dan 7 organisasi internasional sebagai peninjau.
Sebelumnya, Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Esti Andayani mengatakan, sejak diadakan BDF tahun 2008 Indonesia turut mewarnai pertukaran pandangan negara-negara di Asia Pasifik tentang demokrasi. Misalnya saja tentang pandangan demokrasi yang tumbuh dari nilai-nilai universal dan local wisdom.
"Demokrasi harus tumbuh dan berkembang atas inisiatif internal (home grown). Kedua, demokrasi menjunjung nilai-nilai pluralisme dan keberagaman. Ketiga, demokrasi bersifat inklusif," papar Esti Andayani, Senin (30/11) lalu. (yds/mok)











































