Pilkada di Lampung Diwarnai Money Politics dan Tembakan

Pilkada di Lampung Diwarnai Money Politics dan Tembakan

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Rabu, 09 Des 2015 13:47 WIB
Pilkada di Lampung Diwarnai Money Politics dan Tembakan
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Larangan melakukan politik uang rupanya tak sepenuhnya ditaati oleh peserta Pilkada serentak tahun ini. Di Kabupaten Pesawaran misalnya, sekelompok orang diketahui membagi-bagikan uang di malam menjelang pemungutan suara.

Ironinya saat dikejar warga, mereka justru membalas dengan mengeluarkan tembakan ke atas.

"Kejadian kemarin malam di wilayah Kabupaten Pesawaran, ada sekelompok orang yang tepergok money politics oleh masyarakat," kata Kapolda Lampung Brigadir Jenderal Edward Syah Pernong dalam video conference bersama Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dan Menko Polhukam Luhut Pandjaitan, di ruang crisis center, Mabes Polri , Jakarta Selatan, Rabu (9/12/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Edward, pelaku money politics mengeluarkan tembakan karena melihat banyaknya warga yang mengejar.

"Yang bersangkutan mengeluarkan tembakan ke atas karena jumlahnya masyarakat yang mengejar banyak," sambung Edward.

Pasca kejadian itu, Polda Lampung segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi. Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi polisi saat ini sudah mengantongi identitas pelaku money politics tersebut.

"Ditemukan indikasi pelaku sudah mengarah kelompok tertentu," paparnya.

Kapolri Jenderal Badrodin mengatakan bahwa indikasi money politics di Kabupaten Pesawaran, Lampung cukup kuat. "Yang bersangkutan itu menyebar uang kepada sekelompok orang kemudian diketahui masyarakat dan dikejar, sambil berlari pelaku mengeluarkan tembakan," kata Badrodin.

Kasus itu ditangani oleh Polda Lampung, saat ini anggota masih terus melakukan penyelidikan. Anggota pun sudah turun ke lapangan untuk mencari pelaku.

"Ya ini kan masih dikejar," pungkasnya.

(erd/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads