Ironinya saat dikejar warga, mereka justru membalas dengan mengeluarkan tembakan ke atas.
"Kejadian kemarin malam di wilayah Kabupaten Pesawaran, ada sekelompok orang yang tepergok money politics oleh masyarakat," kata Kapolda Lampung Brigadir Jenderal Edward Syah Pernong dalam video conference bersama Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dan Menko Polhukam Luhut Pandjaitan, di ruang crisis center, Mabes Polri , Jakarta Selatan, Rabu (9/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang bersangkutan mengeluarkan tembakan ke atas karena jumlahnya masyarakat yang mengejar banyak," sambung Edward.
Pasca kejadian itu, Polda Lampung segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi. Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi polisi saat ini sudah mengantongi identitas pelaku money politics tersebut.
"Ditemukan indikasi pelaku sudah mengarah kelompok tertentu," paparnya.
Kapolri Jenderal Badrodin mengatakan bahwa indikasi money politics di Kabupaten Pesawaran, Lampung cukup kuat. "Yang bersangkutan itu menyebar uang kepada sekelompok orang kemudian diketahui masyarakat dan dikejar, sambil berlari pelaku mengeluarkan tembakan," kata Badrodin.
Kasus itu ditangani oleh Polda Lampung, saat ini anggota masih terus melakukan penyelidikan. Anggota pun sudah turun ke lapangan untuk mencari pelaku.
"Ya ini kan masih dikejar," pungkasnya.
(erd/tor)











































