Pantauan detikcom, Rabu (9/12/2015) di lokasi acara yaitu di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), berbagai persiapan masih dilakukan. Mulai dari pemasangan janur, umbul-umbul, serta pengecekan dari segi keamanan.
Jalanan yang mengarah ke lokasi acara pun sudah dihiasi umbul-umbul dan juga spanduk selamat datang untuk para delegasi. Tema BDF tahun ini adalah "Democracy and Effective Public Governance".
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik (IDP) Kementerian Luar Negeri RI Esti Andayani mengatakan sejak diadakan BDF tahun 2008 Indonesia turut mewarnai pertukaran pandangan negara-negara di Asia Pasifik tentang demokrasi. Misalnya saja tentang pandangan demokrasi yang tumbuh dari nilai-nilai universal dan local wisdom.
"Demokrasi harus tumbuh dan berkembang atas inisiatif internal (home grown). Kedua, demokrasi menjunjung nilai-nilai pluralisme dan keberagaman. Ketiga, demokrasi bersifat inklusif," papar Dirjen IDP Kemlu Esti Andayani di Ruang Nusantara, Kemlu, Senin (30/11/2015).
Dia juga menambahkan pihaknya antusias bahwa jumlah negara yang hadir akan bertambah dari yang sudah memberikan konfirmasi kehadiran.
"Saya yakin forum ini ditunggu-tunggu oleh banyak negara karena dianggap sangat berguna. Terutama setelah kejadian Arab spring, dianggap bagus. Forum ini sudah menjadi model negara-negara untuk melaksanakan diskusi tentang demokrasi," ujar Esti antusias. (yds/tfq)











































