Bali Bersolek Jelang Pembukaan Bali Democracy Forum VIII

Bali Bersolek Jelang Pembukaan Bali Democracy Forum VIII

Yudhistira Amran Saleh - detikNews
Rabu, 09 Des 2015 10:44 WIB
Bali Bersolek Jelang Pembukaan Bali Democracy Forum VIII
Foto: Yudhistira Amran Saleh/detikcom
Bali - Bali Democracy Forum (BDF) VIII 2015 akan dibuka pada tanggal 10 Desember besok. Rencananya, acara tahunan yang digagas oleh Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini akan dibuka oleh Wakil Presiden HM Jusuf Kalla.

Pantauan detikcom, Rabu (9/12/2015) di lokasi acara yaitu di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), berbagai persiapan masih dilakukan. Mulai dari pemasangan janur, umbul-umbul, serta pengecekan dari segi keamanan.

Jalanan yang mengarah ke lokasi acara pun sudah dihiasi umbul-umbul dan juga spanduk selamat datang untuk para delegasi. Tema BDF tahun ini adalah "Democracy and Effective Public Governance".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebanyak 53 negara peserta rencananya akan hadir. Ditambah dengan 67 negara dan 7 organisasi internasional sebagai peninjau.

Sebelumnya, Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik (IDP) Kementerian Luar Negeri RI Esti Andayani mengatakan sejak diadakan BDF tahun 2008 Indonesia turut mewarnai pertukaran pandangan negara-negara di Asia Pasifik tentang demokrasi. Misalnya saja tentang pandangan demokrasi yang tumbuh dari nilai-nilai universal dan local wisdom.

"Demokrasi harus tumbuh dan berkembang atas inisiatif internal (home grown). Kedua, demokrasi menjunjung nilai-nilai pluralisme dan keberagaman. Ketiga, demokrasi bersifat inklusif," papar Dirjen IDP Kemlu Esti Andayani di Ruang Nusantara, Kemlu, Senin (30/11/2015).

Dia juga menambahkan pihaknya antusias bahwa jumlah negara yang hadir akan bertambah dari yang sudah memberikan konfirmasi kehadiran.

"Saya yakin forum ini ditunggu-tunggu oleh banyak negara karena dianggap sangat berguna. Terutama setelah kejadian Arab spring, dianggap bagus. Forum ini sudah menjadi model negara-negara untuk melaksanakan diskusi tentang demokrasi," ujar Esti antusias. (yds/tfq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads