Pemerintah akan Bangun 1600 Pos Pengisian Solar Nelayan
Jumat, 04 Mar 2005 11:02 WIB
Pandeglang - Pemerintah akan membangun 1600 Pos Pengisian Solar di seluruh perkampungan nelayan di Indonesia. Tujuannya mencegah kenaikan harga BBM di luar harga normal bagi nelayan. Demikian dikatakan Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi di Perkampungan Nelayan, Desa Labuhan, Pandeglang, Jabar, Jumat (4/3/2005). "Kita berencana membangun 1600 Pos Pengisian Solar di perkampungan nelayan di seluruh Indonesia sepanjang tahun 2005," ujarnya. Dari total 1600 pos itu, 200 diantaranya dalam tahap pembangunan. Anggaran untuk pembangunan pos itu akan diambil dari dana Pertamina dan kompensasi sosial kenaikan harga BBM. Di tempat yang sama, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro menambahkan pembangunan pos itu merupakan kelanjutan program serupa yang telah dirancang sejak pemerintahan Megawati. Saat itu, Pertamina menyediakan dana Rp 7 miliar untuk pembangunan Pos Pengisisan Solar di perkampungan nelayan. Dikatakan Purnomo, nelayan dapat membeli solar di perkampungannya, salah satunya di Muara Karang. Dengan pembangunan pos itu, harga solar bagi nelayan akan turun sebesar Rp 200-300 per liter. "Itu merupakan pengurangan biaya transportasi. Jadi nelayan tidak perlu membelinya lagi dari pengecer atau pergi antri ke SPBU," jelasnya. Pemerintah, lanjut Prunomo, akan memberikan bantuan alat penghemat bahan bakar untuk kapal nelayan. Dengan alat itu, mereka dapat menghemat penggunaan bahan bakar hingga 20 persen. "Untuk tahap pertama sudah disipakan 10 ribu unit gas booster untuk dibagikan kepada nelayan," katanya.
(rif/)











































