SBY Sidak ke Desa Labuhan, Nelayan Tak Langsung Ngeh
Jumat, 04 Mar 2005 10:41 WIB
Pandeglang - Inspeksi mendadak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke perkampungan nelayan Desa Labuhan, Pandeglang, Banten, berjalan seperti yang direncanakan. Nelayan tak langsung tahu kalau sedang dikunjungi presiden.Rombongan presiden tiba di Desa Labuhan sekitar pukul 07.00 WIB, Jumat (4/3/2005). Tidak ada sambutan resmi dari pejabat setempat. Bupati Pandeglang HA Dimyati Natakusumah memang hadir tapi ia hanya ikut mendampingi Presiden SBY saat bertemu warga.Protokoler Istana memang merancang agar sidak ini berjalan efektif tanpa ada sambutan seremonial dari pemerintah daerah setempat. Itu sebabnya wartawan yang meliput sidak ini diminta tidak memberitakannya sebelum sidak berakhir.Kebijakan ini memang terasa dampaknya. Nelayan tidak segera menyadari kalau ada kunjungan dari orang nomer satu di republik ini. Meski kedatangan rombongan presiden meninggalkan kehebohan di lokasi, namun warga tidak langsung menyadari kalau yang datang adalah Presiden RI.Mereka baru ngeh ketika paspampar meminta juru lelang menghentikan aktivitas pelelangan karena presiden akan berdialog dengan warga. Dalam dialog itu nelayan menyampaikan keluh kesahnya akibat naiknya harga BBM.Presiden SBY memang kembali aktif melakukan sidak ke masyarakat. Ini untuk mengetahui tanggapan masyarakat terkait kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Selain ke perkampungan nelayan Desa Labuhan, presiden juga berkunjung ke pelabuhan penyeberangan Merak, Cilegon. Turut dalam kunjungan ini Ny. Ani SBY, Menhub Hatta Rajasa, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, Seskab Sudi Silalahi, Menkominfo Sofyan Djalil, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi.
(gtp/)











































