"Secara khusus nanti ada di TPS sebagai pengamanan inti. Kemudian sebagai pengamanan pendukung lainnya kami siapkan dari Dalmas, satuan Sabara, Brimob serta TNI dan sipil," kata Kapolres Purbalingga AKBP Anom Setiadji, Selasa (8/12/2015).
Pada tahap pemungutan dan penghitungan suara, pihaknya mendapat bantuan sebanyak 160 personel dari Brimob Purwokerto, Polres Cilacap dan Polres Banyumas. Termasuk kekuatan dari TNI sebanyak 150 personel dan personel Linmas TPS sebanyak 3.258 personel yang langsung diserahterimakan dari Pj Bupati Budi Wibowo kepada Kapolres.
"Ada beberapa macam pola pengamanan yang akan dilaksanakan setiap personel Polri. Disesuaikan dengan tingkat kerawanan di TPS tersebut," jelasnya.
Hingga saat ini kondisi keamanan di wilayah Kabupaten Purbalingga dinilai masih terkendali dan kondusif. Kondisi tersebut berkat kerja keras dari jajaran Kepolisian serta partisipasi masyarakat yang cukup tinggi.
"Kalau Purbalingga dikatakan termasuk daerah yang agak rawan, barangkali itu penilaian dari pimpinan. Tetapi kami dilapangan merasakan segala sesuatunya berlangsung dengan baik dan konsusif. Hasil evaluasi tahapan sebelumnya semua berlangsung dengan baik dan aman," ujar Anom.
Selama tahapan pilkada memang ada sejumlah perselisihan atau pelanggaran dalam tahapan kampanye. Tapi seluruhnya dapat diselesaikan melalui mekanisme penegakan hukum terpadu (Gakumdu). Sejauh ini lanjut Kapolres, sudah ada tujuh perkara yang diproses oleh Gakumdu.
"Semua dapat diselesaikan dengan baik tanpa adanya protes dari pasangan calon. Kemarin ada satu lagi yang sedang diproses," ujarnya.
Dia juga berpesan kepada seluruh personel pengamanan Pilkada agar bekerja secara profesional. Seluruh petugas, baik jajaran pengamanan maupun penyelenggara pemilu diminta tetap menjaga netralitas.
"Seluruh personel harus tetap menjaga netralitas dengan tidak berpihak kepada kelompok tertentu dalam memberikan pelayanan kepada msyarakat selama Pilkada 2015," katanya.
Kepada pasangan calon, Anom berpesan agar tetap menjaga kompetisi yang sehat. Pilkada Purbalingga diikuti oleh dua pasangan calon bupati dan wakil bupati yakni Tasdi dan Dyah Hayuning Pratiwi (Tasdi-Tiwi) dan Sugeng dan Sucipto (Sugeng-Cipto). (arb/fdn)











































