"Menghadapi musim penghujan di bulan Desember 2015 dan Januari 2016, jajaran Polsek, Koramil dan Kecamatan Babelan telah membuat team working terpadu di masing-masing desa yang meliputi Kepala Desa dan Tokoh Pemuda," ujar Kapolsek Babelan, Kompol Krinton Sitanggang dalam pesan singkat kepada detikcom, Selasa (8/12/2015).
Sekitar puluhan personil dari polsek, satpol PP dan personil Koramil ikut dilibatkan. Kesigapan mereka dituntut untuk dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat di musim penghujan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan peralatan itu digunakan untuk proses evakuasi. Selain itu pihaknya juga telah memetakan lokasi rawan banjir.
"Untuk lokasi rawan banjir seperti di kelurahan Bahagia yaitu Perum Pondok Ungu Permai dan sektor 5. Kemudian kelurahan Kebalen Perum Villa Gading Baru, Desa Kedung Pengawas, Desa Kedung Jaya, Desa Muara Bakti, Desa Hurip Jaya, Desa Buni Bakti dan Desa Pantai Hurip. Untuk poko rawan banjir kami juga sudah menyiapkan tempat penampungan bagi warga," paparnya.
Sementara Kasi Humas Brigadir Anwar Fadilah mengatakan di polsek sendiri ada piket posko. Anggota piket akan siaga sehingga apabila ada informasi banjir, tim evakuasi langsung bergerak.
"Anggota SAR yang melibatkan 3 pilar itu, tentunya dengan kelengkapan alat yg kita miliki, masyarakat yang butuh bantuan bisa menghubungi kami di posko banjir polsek Babelan dan pelayanan SPKT di 021 8920012," pungkas Anwar. (edo/dhn)










































